Pendahuluan

Kuis

Referensi

Tim


Dilihat: 3385
Diunduh: 361

 

Pendahuluan

 

Pada materi ini kita akan mempelajari bagian dari zaman batu yaitu Kebudayaan zaman   mesolitikum. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan zaman mesolitikum? Ya, tentu kamu dapat menjawabnya, bahwa zaman mesolitikum merupakan zaman batu tengah atau madya yaitu suatu masa dimana terdapat perkembangan pada alat-alat batu seperti pada masa paleolitikum. Kebudayaan Mesolitikum ini sudah lebih maju apabila dibandingkan hasil kebudayaan zaman Paleolitikum (batu tua) terjadi sekitar 10.000 tahun S.M pada masa kala Holosen, setelah masa paleolitikum berakhir.

 

Apakah kamu dapat membandingkan antara perkembangan kebudayaan batu tengah dengan kebudayaan batu tua? Ya, tepat jawabanmu, bahwa perkembangan kebudayaan batu tengah terjadi lebih cepat dibandingakan zaman batu tua. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain :

 

a. Kebudayaan ini didukung oleh manusia purba jenis Homo Sapiens atau manusia cerdas.

 

 

 

Gambar : Homo Sapiens

b. Pada masa kala Holosen sekitar 20.000 tahun yang lalu, kondisi sudah stabil.

Pada zaman ini mulai muncul spesies Homo Sapiens. Adanya perkembangan global banyak mempengaruhi perkembangan fisik alam Indonesia. Ketika lapisan es kutub utara belum mencair, wilayah Indonesia bagian barat masih menyatu dengan Benua Asia, wilayah Indonesia bagian timur masih menyatu dengan Benua Australia. Pada waktu suhu bumi memanas dan lapisan es kutub utara mencair, terbentuklah lautan di berbagai wilayah ndonesia dan memunculkan banyak pulau.

Wilayah yang dahulu menyatu dengan Asia dan sekarang menjadi dasar lautan disebut Paparan Sunda, sedangkan wilayah yang pernah menghubungkan sebagian wilayah Indonesia dengan Australia disebut Paparan Sahul.

 

Gambar : Kala Holosen

 

Meskipun demikian, pada jaman batu tengah masih menggunakan alat-alat dari jaman batu tua,

tetapi sudah mendapat pengaruh dari Asia daratan, sehingga muncul corak tersendiri. Bahkan, alat-alat tulang dan flake dari jaman batu tua masih memegang peranan penting pada jaman batu tengah. Selain itu pada jaman batu tengah, manusia  purba juga sudah mampu membuat gerabah dari tanah liat yang dibakar.

 

Apakah kamu mengetahui bagaimana kehidupan manusia pada masa mesolitikum? Ya, tentu kamu  mengetahuinya bahwa pada masa itu manusia purba mulai hidup berburu dan mengumpul

kan makanan (food ghatering) yang terdapat di alam dengan alat dan teknologi yang lebih baik dari zaman paleolitik. Di Indonesia sendiri mulai timbul usaha-usaha untuk bertempat tinggal di gua-gua alam walaupun belum sepenuhnya menetap, karena hidupnya masih sangat bergantung pada alam. Tidak menutup kemungkinan jika manusia pada zaman ini sudah bercocok tanam secara sederhana. Pada zaman ini juga mulai tampak kegiatan-kegiatan yang menghasilkan sesuatu yang belum pernah dicapai pada masa-masa sebelumnya yaitu seperti untuk pertama kalinya pada masa ini manusia purba menemukan api. Penemuan api ini tidak terlepas dari perkembangan otak mereka sebagai akibat dari tuntutan menyesuaikan diri dengan perkembangan alam dan lingkungan yaitu api berperan penting dalam kehidupan gua seperti menghangatkan tubuh, menghalau binatang buas di malam hari serta memasak makanan.

      

Perlu kita ketahui bahwa zaman mesolitikum merupakan zaman dimana berburu menjadi tidak begitu dominan lagi, sedangkan mengumpulkan tumbuh-tumbuhan dan hasil laut menjadi semakin penting. Perkembangan-perkembangan ini menandai berakhirnya zaman paleolitikum dan mulainya zaman mesolitikum.

 

Kebudayaan batu tengah memiliki corak istimewa, antara lain sebagai berikut :

a. Terdapat sampah-sampah dapur (Kjokkenmodinger) yang ditemukan disepanjang pesisir

pantai, terutama di pantai timur Sumatera.

 

Gambar :Kjokkenmoddinger

 

b. Gua-gua sebagai tempat tinggal (Abris sous roche), seperti yang ditemukan di Jawa,

Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur.

 

Gambar :Abris Sous Roche

Pedoman bagi Guru

Bagi rekan guru, modul ini dapat digunakan untuk menambah media pembelajaran sekaligus sumber belajar peserta didik. Modul juga dilengkapi dengan latihan tes akhir. Di samping itu, modul dapat dijadikan sebagai forum diskusi. Rekan guru dapat memberikan tugas pengamatan sehari-hari di lingkungan sekolah atau rumah siswa, dan temuan mereka itu kemudian didiskusikan. Terakhir, rekan guru dapat memberikan umpan balik melalui forum yang ada pada

akhir modul ini.

 

Panduan Bagi Siswa

Bagi siswa modul ini dapat Anda pelajari sebagai salah satu sumber belajar. Sebelum mempelajari modul, Anda diminta untuk mengisi kuis  yang terdapat dalam setiap kegiatan belajar. Di akhir kegiatan juga terdapat tes akhir modul untuk mengukur tingkat pemahaman Anda terhadap materi yang telah dipelajari.

 

Anda juga dapat memberikan komentar, dan saling bertukar pikiran dengan teman-teman Anda di seluruh Indonesia. Selamat Belajar….