Pendahuluan

Kuis

Referensi

Tim


Dilihat: 7353
Diunduh: 1082

 

Uraian

 

Sifat-sifat Alkana

 

Kalau sudah kenal namanya maka kamu juga harus kenal dengan sifat-sifatnya ya…

 

Sifat-sifat alkana dibagi dua yaitu sifat fisis dan sifat kimia.

 

1) Sifat Fisis

 

Sama seperti senyawa lainnya alkana juga pastinya memiliki sifat fisis. Sifat fisis adalah sifat senyawa yang dapat diamati secara langsung dengan mata telanjang.

 

    1. Alkana merupakan senyawa nonpolar.
    2. Masih ingat kan dengan istilah nonpolar? Iya betul sekali secara sederhana senyawa nonpolar dapat diartikan sebagai senyawa yang tidak larut dalam air.

       

    3. Bentuk alkana rantai lurus pada suhu kamar berbeda-beda.
    4. Perhatikan tabel 3 di bawah.

      Tabel 3. Alkana dan Wujudnya

    5. Perhatikan
    6. ya ...

      Semakin banyak jumlah atom karbon, semakin tinggi titik didihnya. Semakin panjang rantainya (semakin banyak atom C nya) semakin tinggi titik didihnya.

      Contohnya: pentana (C5H12) memiliki titik didih yang lebih tinggi daripada butana (C4H10).

      Yuk kita lihat tabel 4.

       

      Tabel 4. Sifat Fisis Alkana

       

    7. Adanya rantai cabang pada senyawa alkana menurunkan titik didihnya.
    8. Contoh: perhatikan tabel 5 di bawah ini!

       

      Tabel 5. Sifat Fisis Alkana Bercabang

       

    9. Larut dalam pelarut nonpolar (CCl4) atau sedikit polar (dietil eter atau benzena) dan tidak larut dalam air.
    10.  

    11. Alkana lebih ringan dari air. Ringannya alkana berkaitan dengan masa jenisnya.
    12. Pernahkah kalian mencampur air dengan minyak tanah? Nah manakah yang terletak di atas? Air atau minyak tanah? Minyak tanah adalah contoh alkana.

 

 

2) Sifat Kimia

 

    1. Alkana dan sikloalkana tidak reaktif, cukup stabil apabila dibandingkan dengan senyawa organik lainnya. Oleh karena kurang reaktif, alkana kadang disebut paraffin (berasal dari bahasa Latin: parum affins, yang artinya "afinitas kecil sekali").
    2.  

    3. Alkana dapat bereaksi dengan halogen, salah satu atom H diganti oleh halogen. Reaksi dengan halogen tersebut dinamakan reaksi subtitusi/halogenasi dan menghasilkan alkil halida.
    4. Contoh: CH4 + Cl2 CH3Cl + HCl.

      CH3Cl merupakan alkil halida dengan nama metil klorida. Tahukah kamu kegunaan metil klorida?

      • 70% dipakai sebagai bahan dasar monomer silikon, Silikon merupakan komponen utama dari kaca, semen, keramik, sebagian besar perangkat semikonduktor.
      • 15% sebagai katalis (zat yang mempercepat reaksi kimia) polimerisasi dari butyl sintetik rubber (karet) pada suhu rendah.
      • 8% sebagai bahan baku pembuatan tetrametil lead (TEL) yaitu senyawa antiknoking pada kendaraan bermotor.
      • 7% sebagai refrigent / pendingin anti korosif
      Banyak kan kegunaan senyawa alkil halida…!!!

       

    5. Alkana dapat dibakar sempurna menghasilkan CO2 dan H2O
    Contoh: CH4 + 2O2 CO2 + 2H2O

    Metana (CH4) terdapat pada biogas, gas yang dihasilkan dari kotoran hewan yang digunakan sebagai energi alternatif.

     

Tahukah kamu???

 

Metana adalah hidrokarbon paling sederhana yang berbentuk gas dengan rumus kimia CH4. Metana murni tidak berbau, tapi jika digunakan untuk keperluan komersial, biasanya ditambahkan sedikit bau belerang untuk mendeteksi kebocoran yang mungkin terjadi.

 

Sebagai komponen utama gas alam, metana adalah sumber bahan bakar utama. Pembakaran satu molekul metana dengan oksigen akan melepaskan satu molekul CO2 (karbondioksida) dan dua molekul H2O (air):

 

CH4 + 2O2 CO2 + 2H2O

 

Metana adalah salah satu gas rumah kaca. Konsentrasi metana di atmosfer pada tahun 1998, dinyatakan dalam fraksi mol, adalah 1.745 nmol/mol (bagian per miliar), naik dari 700 nmol/mol pada tahun 1750. Pada tahun 2008, kandungan gas metana di atmosfer sudah meningkat kembali menjadi 1.800 nmol/mol.

 

Biogas merupakan gas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik atau fermentasi dari bahan-bahan organik termasuk di antaranya; kotoran manusia dan hewan, limbah domestik (rumah tangga), sampah biodegradable atau setiap limbah organik yang biodegradable dalam kondisi anaerobik. Kandungan utama dalam biogas adalah metana dan karbon dioksida.

 

Biogas dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan maupun untuk menghasilkan listrik. Komposisi biogas bervariasi tergantung dengan asal proses anaerobik yang terjadi. Gas landfill memiliki konsentrasi metana sekitar 50%, sedangkan sistem pengolahan limbah maju dapat menghasilkan biogas dengan 55-75% CH4.

 

Gambar 10. Kotoran sapi sebagai Sumber metana (CH4)

Tabel 6. Komposisi Biogas

 

 

Gas landfill adalah gas yang dihasilkan oleh limbah padat yang dibuang di landfill. Sampah ditimbun dan ditekan secara mekanik dan tekanan dari lapisan di atasnya. Karena kondisinya menjadi anaerobik, bahan organik tersebut terurai dan gas landfill dihasilkan.

 

Gas ini semakin berkumpul untuk kemudian perlahan-lahan terlepas ke atmosfer. Hal ini menjadi berbahaya karena:

  • Dapat menyebabkan ledakan (masih ingat dengan berita ledakan di tempat pembuangan sampah akhir bantar gebang??)
  • Pemanasan global melalui metana yang merupakan gas rumah kaca
  • Material organik yang terlepas (volatile organic compounds) dapat menyebabkan photochemical smog

 

Gambar 11. Timbunan Sampah sebagai Sumber Metana (CH4)

Nah Gas Metana (CH4) yang dihasilkan dari timbunan sampah atau kotoran hewan dimanfaatkan sebagai biogas yaitu bahan bakar alternatif berwujud gas sebagai pengganti gas alam yang tidak dapat diperbaharui.

 

Gambar 12. Penggunaan Metana (CH4) sebagai Bahan Bakar Gas

 

Isomer

 

Pasti kalian pernah menonton film kartun upin dan ipin kan?? Sikembar berwajah sama namun mempunyai sifat yang berbeda.

 

Senyawa Alkana juga memiliki kembaran, yang disebut isomer, tetapi yang kembar itu rumus molekulnya dan kembarannya bisa lebih dari dua. Yuk kita lihat!!!

 

Isomer adalah suatu senyawa yang memiliki rumus molekul sama, namun rumus strukturnya berbeda. Senyawa alkana paling rendah yang dapat memiliki isomer yaitu butana (C4H10).

 

Contoh:

Cari isomer yang mungkin dari butana, C4H10

Jawab:

Rumus molekul: C4H10

 

 

Jadi hanya terdapat dua isomer dari butana, C4H10, dengan rumus molekul yang sama ternyata dapat dihasilkan dua senyawa berbeda yaitu n-butana dan 2-metilpropana. Dengan kata lain butana C4H10 hanya memiliki dua kembaran. Masih penasaran dengan kembaran senyawa alkana yang lainnya?? Yuk coba simulasi penentuan isomer berikut ini!

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player