Pendahuluan

Kuis

Referensi

Tim


Dilihat: 7353
Diunduh: 1082

 

Uraian

 

Senyawa organik pada umumnya mengandung unsur karbon, oleh karena itu senyawa organik sering disebut juga senyawa karbon. Senyawa karbon dipelajari secara khusus dalam cabang ilmu kimia yaitu kimia karbon. Senyawa karbon jumlahnya sangat banyak, salah satunya adalah hidrokarbon yaitu senyawa yang hanya mengandung unsur karbon dan hidrogen. Pada kegiatan belajar ini akan dibahas kekhasan atom karbon terlebih dahulu!!!

 

KEKHASAN ATOM KARBON

Cabang ilmu kimia yang mempelajari senyawa karbon disebut kimia organik. Kata organik berarti zat hidup. Karena pada awalnya para ahli berpendapat bahwa senyawa organik adalah senyawa yang dihasilkan oleh makhluk hidup.

 

Akan tetapi pendapat ini berubah setelah Freiderich Wohler (1828) berhasil mensintesis urea tanpa menggunakan ginjal manusia (secara alami penghasil urea pada manusia adalah ginjal) yakni dari amonium sianat.

 

 

 

Gambar 2. Friedrich Wohler Gambar 3. Ginjal Manusia sebagai Penghasil Urea secara Alami

 

Senyawa organik merupakan senyawa yang sangat banyak jenisnya di alam. Hal ini disebabkan oleh salah satu unsur penyusunnya yaitu karbon yang dapat membentuk banyak jenis senyawa dibandingkan unsur lainnya. Lebih dari 90% senyawa yang diketahui mengandung karbon. Contohnya kayu, roti, gandum, kertas, bahkan diri kita sendiri (perhatikan Gambar 4). Salah satu bukti bahwa senyawa tersebut adalah senyawa karbon, adalah dengan membakarnya, zat berwarna hitam yang dihasilkan adalah bukti bahwa senyawa tersebut adalah senyawa karbon.

 

Gambar 4. Sayur-sayuran, teh, pupuk urea, kayu dan gula
merupakan beberapa contoh materi yang mengandung senyawa organik

 

Alasan-alasan melimpahnya jenis senyawa karbon, yaitu:

 

  1. Atom karbon mempunyai empat elektron valensi.

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 

Beberapa contoh ikatan kovalen atom karbon dengan atom unsur lain dapat dilihat pada Gambar 5.

 

Gambar 5. Beberapa contoh ikatan kovalen atom karbon dengan atom unsur lain.

  1. Jari-jari atom karbon relatif kecil sehingga ikatan kovalen yang terbentuk relatif kuat.

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 

 

  1. Atom karbon dapat mengikat atom karbon lainnya baik melalui ikatan tunggal maupun ikatan rangkap sehingga dapat membentuk rantai karbon, bahkan dapat pula membentuk rantai lingkar (siklik).

 

Gambar 6. Jenis-jenis ikatan yang dapat dibentuk oleh atom karbon

 

POSISI ATOM KARBON

Atom karbon dapat saling berikatan satu sama lain sehingga mampu membentuk rantai yang sangat panjang, hal tersebut menyebabkan posisinya jadi berbeda-beda antara karbon yang satu dengan yang lain. Atom karbon memiliki posisi yang berbeda-beda dalam sebuah rantai karbon. Berdasarkan kedudukannya tersebut, atom karbon dapat dibedakan menjadi:

 

Gambar 7. Kedudukan karbon dalam senyawanya

Keterangan:

a. atom C primer (1°): atom C yang terikat pada satu atom C yang lain.

b. atom C sekunder (2°) : atom C yang terikat pada dua atom C yang lain.

c. atom C tersier (3°) : atom C yang terikat pada tiga atom C yang lain.

d. atom C kuartener (4°) : atom C yang terikat pada empat atom C yang lain.

 

Ingin Tahu lebih dalam tentang posisi atom karbon???

Silahkan coba latihannya ya…