Jaringan Ikat


Pada materi ke 2 ini Anda akan mempelajari macam-macam jaringan ikat penyusun organ tubuh

Ketika kita terluka, apakah itu tangan, kaki, badan, daerah kepala. Akibat dari benda tajam. Maka dari bagian yang terluka mengeluarkan cairan bewarna merah. Cairan apakah itu? Cairan itu adalah darah, salah satu satu jenis jaringan ikat.
Jaringan ikat merupakan salah satu dari empat jaringan dasar. Jaringan ikat memiliki struktur yang berbeda dengan jenis jaringan lain. Jaringan ikat tersusun atas struktur berupa sel dan matriks ektraseluler. Matriks ektraseluler merupakan molekul non seluler, yang dihasilkan oleh sel dalam jaringan ikat. Berbeda dengan jaringan dasar lainnya, jaringan ikat memiliki unsur matriks seluler dalam jumlah banyak. Matriks seluler pada jaringan ikat terdiri atas serat dan substansi dasar. Serat pada jaringan ikat tersusun atas molekul protein.
Serat jaringan ikat terbagi menjadi tiga, yakni kolagen, elastin, dan retikuler. Serat kolagen tersusun atas protein kolagen yang merupakan molekul yang banyak ditemukan di tubuh hewan. Serat kolagen berukuran besar, bersifat kuat, berwarna putih, dan tidak elastik. Hal ini dapat kita buktikan dengan menarik kulit kita. Ketika kita menarik kuli. kulit tersebut tidak lepas dari daging.
Elastin merupakan unsur serat kedua, tersusun atas protein elastin dan bewarna kuning. Serat elastin berukuran lebih tipis dari serat kolagen namun lebih tebal dari serat retikuler. Elastin memiliki sifat elastik, ketika kulit ditarik, kulit akan kembali ke bentuk semula karena adanya serat elastin. Serat terakhir adalah serat retikuler. Serat retikuler berukuran sangat tipis dan tersusun atas protein kolagen. Retikuler menghubungkan (anastomosis) serat kolagen dengan serat kolagen lain, atau serat kolagen dengan elastin. Serat retikuler juga menyambungkan antara jaringan ikat dengan jaringan lain. Jaringan ikat tersusun atas substansi dasar yang terdiri atas glukosamin dan protein. Substansi dasar dapat berbentuk cair, agar, atau berupa padatan.
Jaringan ikat merupakan jaringan yang paling banyak terdapat di dalam tubuh. Jaringan ikat berasal dari perkembangan mesenkim yang berasal dari mesoderm (lapisan tengah embrio). Jaringan ikat terdiri dari 2 komponen utama yaitu sel jaringan ikat dan matriks
Bentuk sel yang menyusun jaringan ikat memiliki berbagai fungsi, yaitu:

  • Menyokong dan memperkuat jaringan lain
  • Melindungi organ-organ tubuh
  • Menyimpan energi
  • Membentuk struktur tubuh
  • Menyusun system sirkulasi

Agar Anda lebih memahami komponen jaringan ikat, marilah kita pelajari konsep penting di bawah.

Anda sudah mempelajari ciri, fungsi dan komponen jaringan ikat, materi selanjutnya adalah macam-macam jaringan ikat. Untuk dapat memahami lebih lanjut materi tersebut, coba perhatikan animasi berikut ini mengenai jaringan ikat, lalu cermati macam-macam jaringan ikat dan susunan sel-selnya disertai tempat terdapatnya.

Sumber gambar: https://waktumenulis.blogspot.co.id