Pendahuluan

Kompetensi

Latihan

Tes

 

Pengkodean Akun

 

Tujuan Pengkodean Akun

          Pemberian kode akun akan memudahkan kita dalam melakukan pencatatan jurnal, dan dalam memudahkan pencarian dan penempatan akun pada kelompoknya masing-masing.

 

Tujuan Pengkodean Akun adalah untuk :

  1. Mengidentifikasi data akuntansi
  2. Meringkas data
  3. Mengklasifikasikan rekening/transaksi
  4. Menyampaikan makna tertentu



Kode-Kode Perkiraaan / Akun
              Semakin luas bidang kegiatan usaha perusahaan, maka akan semakin banyak akun yang digunakan dalam buku besar sehingga dalam penyusunannya diperlukan suatu cara yang sistematis. Cara atau metode-metode penyusunan akun dalam buku besar, semuanya bertujuan untuk memudahkan proses pencatatan, pemeriksaan dan mencari suatu akun jika diperlukan. Pemberian kode akun dalam buku besar erat sekali hubungannya dengan pengelompokkan akun dalam laporan keuangan. Oleh karena itu susunan akun dalam buku besar hendaknya disesuaikan dengan susunan akun dalam laporan keuangan.

Teknik pengkodean Akun, yaitu :
1. Sistem Numerik

Sistem Numerik adalah cara pemberian kode akun dengan menggunakan nomor (angka).
  • Kode kelompok adalah cara pemberian kode akun dengan memberikan angka tertentu pada kelompok, golongan, dan jenis akun.




  • Kode blok adalah cara pemberian kode akun dengan menyediakan satu blok angka untuk setiap kelompok akun.





2. Sistem Desimal
            Sistem Desimal adalah pemberian kode akun dengan menggunakan sepuluh unit angka dari 0 sampai 9.





3. Sistem Menemonik
        
Sistem Mnemonik adalah pemberian kode akun dengan menggunakan simbol kelompok dan singkatan huruf awal akun yang bersangkutan.






4. Sistem Kombinasi Huruf dan Angka
              Sistem Kombinasi Huruf dan Angka adalah pemberian kode akun dengan menggunakan gabungan huruf dan angka.