Kompetensi

Latihan

Tes

 

Pengertian Korosi

 

Korosi

Korosi (Perkaratan) merupakan reaksi redoks spontan antar logam dengan zat yang ada di sekitarnya dan menghasilkan senywa yang tidak dikehendaki biasanya berupa oksida logam atau logam karbonat. Korosi terjadi karena sebagian besar logam mudah teroksidasi dengan melepas oksigen di udara dan membentuk oksida logam. Mudah tidaknya suatu logam terkorosi dapat dipahami dari deret Volta ataupun nilai potensial elektrode standarnya, Eo. (sumber: assembly.gov.nt.ca)

Sebagai contoh, logam besi (Fe) dengan potensial elektrode sebesar -0,44 lebih mudah terkorosi dibandingkan dengan logam emas yang memiliki potensial elektrode standar Eo sebesar +1,50.

Secara umum korosi logam melibatkan beberapa reaksi sebagai berikut:

1. Reaksi oksidasi logam pada anode:

L L n+ + ne-

2. Reaksi reduksi pada katode yang mungkin terjadi adalah:

•   Reduksi O2 menjadi ion OH- (kondisi netral atau basa)

O2(aq) + H2O(I) + 2e- 2OH-(aq) 

•   Reduksi O2menjadi H2O (kondisi asam)

O2(aq) + 4H+(aq) + 4e- 2H2O(I)

•   Evolusi/Pembentukan H2

2H+(aq) + 2e- H2(g)

•   Reduksi Ion Logam

L3+(aq) + e- L2+(aq) 

•   Deposisi Logam

L+(aq) + e- L(s)

logam besi yang belum terkorosi          logam besi yang sudah terkorosi

                           

     (sumber: indonetwork.co.id)                          (sumber: http://kimia.upi.edu)

Perhatikan contoh reaksi korosi yang terjadi pada logam besi berikut:

 

Korosi Besi Pada Kondisi Netral Atau Basa

Korosi Besi Pada Kondisi Asam

Reaksi di Anode

Fe(s) Fe2+(aq) + 2e-

Fe(s) Fe2+(aq) + 2e-

Reaksi di Katode

½ O2(aq) + H2O(I) + 2e- 2OH-(aq)

O2(aq) + 4H+(aq) + 4e- 2H2O(I)

Pada kondisi netral atau basa, ion Fe2+ dan OH- selanjutnya membentuk endapan Fe(OH)2. Di udara, Fe(OH)2 tidak stabil dan membenrtuk Fe2O3 xH2O. Inilah yang disebut karat. Pada kondisi asam, banyaknya ion H+ memicu terjadinya reaksi reduksi lainnya yang juga berlangsung, yakni evolusi atau oembentukan hidrogen menurut persamaan reaksi: 2H+(aq) + 2e- H2(g). Adanya 2 reaksi di katode pada kondisi asam menyebabkan lebih banyak logam besi yang teroksidasi. Hal ini menjelaskan mengapa korosi paku besi pada kondisi asam lebih besar daripada korosi dalam air.