Pendahuluan


Sebelum kita masuk ke dalam materi, coba kamu ingat wajah-wajah keluargamu atau coba kamu amati foto keluargamu! Adakah persamaan ciri antara kamu dan anggota keluargamu yang lain? Apakah itu dari warna kulit, warna mata, bentuk rambut, atau bentuk hidung? Dari mana kamu dan anggota keluargamu yang lain memperoleh ciri-ciri tersebut?

Setiap anak atau individu memiliki ciri-ciri atau sifat-sifat yang sama atau hampir sama dengan kedua orang tuanya. Hal itu disebabkan sifat-sifat yang dimiliki oleh kedua orang tuanya pasti diwariskan atau diturunkan kepada anak-anak keturunannya. Proses pewarisan sifat dari induk kepada keturunannya tidak terlepas dari fertilisasi dari 2 macam gamet yaitu sperma dan ovum. Perhatikan gambar yang menunjukkan sperma dan ovum yang akan bersatu di bawah ini!

Perjalanan sperma membuahi ovum

Kedua macam gamet ini dalam pembentukannya mengalami peristiwa pembelahan sel yaitu pembelahan sel mitosis dan meiosis. Pembelahan meiosis biasanya dialami oleh gamet (n) dengan jumlah kromosom setengah dari sel induk (2n). Pembelahan meiosis ini meliputi dua tahap pembelahan yaitu meiosis I dan meiosis II. Meiosis I terdiri atas 4 fase yaitu : profase I (leptoten, pakiten, zigoten, diploten dan diakinesis), metafase I, anafase I dan telofase I dan diakhiri dengan sitokinesis I. Begitu juga dengan meiosis II terdiri atas 4 fase yaitu : profase II, metafase II, anafase II dan telofase II dan diakhiri dengan sitokinesis II.