Pendahuluan

Kuis

Referensi

Tim


Dilihat: 5133
Diunduh: 488

 

Uraian

 

Pada modul ini Anda akan mempelajari hal yang berkaitan dengan struktur dan ciri bahasa teks eksposisi. Apakah Anda sudah memahami apa yang dimaksud dengan struktur dan ciri bahasa teks eksposisi? Untuk memahami hal tersebut, bacalah dengan cermat teks eksposisi berikut!

 

EKONOMI INDONESIA AKAN MELAMPAUI JERMAN DAN INGGRIS

 

  1. Indonesia menjadi buah bibir pada saat pelaksanaan Sidang Tahunan International Monetery Fund (IMF)/World Bank (WB) 2012 Tokyo, 9 - 14 Oktober 2012 lalu. Newsletter resmi yang dibagikan IMF kepada seluruh peserta sidang mengangkat satu topik khusus mengenai Indonesia. Media itu mengangkat hasil riset dari McKinsey dan Standard Chartered yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia akan melampaui Jerman dan Inggris pada tahun 2030.
  2. Keyakinan itu tentu beralasan. Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 90 juta orang yang berada di kelompok consuming class. Angka ini adalah angka terbesar di dunia setelah Cina dan India. Dengan kekuatan itu pula, pada tahun 2030 Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi nomor tujuh dunia dengan nilai pendapatan nasional sebesar 1,8 triliun dolar AS dari sektor pertanian, konsumsi, dan energi.
  3. Indonesia saat ini sedang berada pada laju transformasi yang pesat menuju ke arah tersebut. Saat ini, ekonomi Indonesia berada pada posisi 16 dunia dengan pendapatan domestik nasional sebesar 846 miliar dolar AS tahun 2011. Angka itu akan terus tumbuh hingga mencapai 1,8 triliun dolar AS mulai tahun 2017. Pada tahun 2030 hanya Amerika Serikat, Cina, India, Jepang, Brasil, dan Rusia, yang berada di atas ekonomi Indonesia.
  4. Kekuatan terbesar ekonomi Indonesia tidak hanya berupa ekspor yang didukung oleh kekuatan tenaga kerja dan komoditas, tetapi juga kekuatan konsumsi domestik dan jasa-jasa, yang menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Melihat potensi yang sedemikian besar, dalam beberapa side meeting sidang IMF yang sempat saya ikuti, para investor asing mengharapkan makin banyak pilihan investasi di Indonesia.
  5. Harapan para investor tersebut tentu merupakan peluang dan tantangan bagi Indonesia. Upaya melakukan pendalaman pasar keuangan (financial deepening) menjadi penting dalam memberikan ragam pilihan investasi bagi para investor. Di sisi lain, pembenahan di sektor riil dan infrastruktur perlu terus dilakukan secara serius guna mendukung arah untuk menjadikan ekonomi Indonesia yang terbesar di Asia Tenggara.
  6. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada pada kisaran 5 persen hingga 6 persen, apabila dapat terus dipertahankan, akan menambah jumlah masyarakat kelas menengah hingga 90 juta orang dengan pendapatan per kapita lebih dari 3.600 dolar AS. Apabila kita mampu mendorong pertumbuhan hingga 7 persen, jumlah itu bertambah lagi dengan masyarakat menengah mencapai 170 juta orang.
  7. Berbagai perkembangan dari sidang akbar IMF di Tokyo pekan lalu kembali mengingatkan kita tentang besarnya potensi Indonesia dan sempitnya momentum yang sedang kita lalui saat ini.
  8. Apabila potensi itu tidak diwujudkan dalam aksi dan momentum yang baik dilewatkan begitu saja karena kita begitu asyik dengan urusan lain, prediksi para investor tersebut tidak akan menjadi kenyataan. Tentunya pilihan ada di tangan kita semua saat ini.

(Diadaptasi dari Junanto Herdiawan, Ekonomi Indonesia Lampaui Jerman , http://ekonomi.kom- pasiana.com/bisnis/2012/10/15/ekonomi-indonesia-lampaui-jerman-501268.html)

 

Sudahkah Anda memahami struktur dan ciri bahasa teks eksposisi tersebut? Jika belum paham, coba ulangi lagi membacanya. Kalau sudah, coba Anda jelaskan bagaimana struktur dan ciri bahasa teks eksposisi tersebut! Untuk mengetahui jawaban Anda benar atau salah, coba cocokkan dengan penjelasan berikut.

 

1. Struktur Teks Eksposisi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) struktur adalah susunan, bangunan, atau hal yang disusun berdasarkan pola tertentu. Sedangkan, struktur yang berhubungan dengan organisme karangan yaitu rangka organisasi karangan yang isinya memperlihatkan susunan dan hubungan setiap hal yang akan menjadi tema dan pembahasan karangan itu. Dengan demikian, setiap jenis teks akan dibangun atau disusun dengan struktur yang berbeda. Setelah Anda membaca dengan cermat teks eksposisi tersebut, Anda akan menemukan struktur teks tersebut. Teks eksposisi yang telah Anda baca dimulai dengan pernyataan pendapat atau tesis, kemudian dilanjutkan dengan beberapa argumentasi yang mendukung pendapat tersebut, dan diakhiri dengan penegasan ulang pendapat. Untuk lebih jelasnya perhatikan bagan berikut

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 

Tahap pernyataan pendapat/ tesis dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) diartikan pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen yang dikemukakan dalam karangan. Jadi, pernyataan pendapat atau tesis merupakan pembuka sebagai pengantar teks eksposisi yang berisi pernyataan pendapat yang didukung oleh argumen-argumen.

Tahap selanjutnya adalah argumentasi-argumentasi yang mendukung pendapat tersebut. Kata argumentasi dalam KBBI diartikan alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan.

Tahap terakhir adalah penegasan ulang pendapat. Pada bagian in diungkapkan kembali pendapat penulis agar lebih jelas lagi.

Setelah Anda baca teks eksposisi Ekonomi Indonesia Akan Melampaui Jerman Dan Inggris memiliki struktur sebagai berikut:  

 

Pernyataan pendapat

/tesis

Indonesia menjadi buah bibir pada saat pelaksanaan Sidang Tahunan International Monetery Fund (IMF)/ World Bank (WB) 2012 Tokyo, 9 - 14 Oktober 2012 lalu. Newsletter resmi yang dibagikan IMF pada seluruh peserta sidang mengangkat satu topik khusus mengenai Indonesia. Media itu mengangkat hasil riset dari McKinsey dan Standard Chartered yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia akan melampaui Jerman dan Inggris pada tahun 2030.

 

Argumentasi

Keyakinan itu tentu beralasan. Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 90 juta orang yang berada di kelompok consuming class. Angka itu adalah angka terbesar di dunia setelah Cina dan India. Dengan kekuatan itu pula, pada tahun 2030 Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi nomor tujuh dunia dengan nilai pendapatan nasional sebesar 1,8 triliun dolar AS dari sektor pertanian, konsumsi, dan energi.

 

Argumentasi

Indonesia saat ini sedang berada pada laju transformasi yang pesat menuju ke arah tersebut. Saat ini, ekonomi Indonesia berada pada posisi 16 dunia dengan pendapatan domestik nasional sebesar 846 miliar dolar AS tahun 2011. Angka itu akan terus tumbuh hingga mencapai 1,8 triliun dolar AS mulai tahun 2017. Pada tahun 2030, hanya Amerika Serikat, Cina, India, Jepang, Brasil, dan Rusia, yang berada di atas ekonomi Indonesia.

 

Argumentasi

Kekuatan terbesar ekonomi Indonesia tidak hanyaberupa ekspor yang didukung oleh kekuatantenaga kerja dan komoditas, tetapi juga kekuatankonsumsi domestik dan jasa-jasa, yang menjadimotor penggerak ekonomi nasional. Melihat potensiyang sedemikian besar, dalam beberapa side meeting sidang IMF yang sempat saya ikuti, para investor asing mengharapkan makin banyak pilihan investasi di Indonesia.

 

Argumentasi

Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada pada kisaran 5 persen hingga 6 persen, apabila dapat terus dipertahankan, akan menambah jumlah masyarakat kelas menengah hingga 90 juta orang dengan pendapatan per kapita lebih dari 3600 dolar AS. Apabila kita mampu mendorong pertumbuhan hingga 7 persen, jumlah itu bertambah lagi dengan masyarakat menengah mencapai 170 juta orang.

 

Penegasan ulang pendapat

Berbagai perkembangan dari sidang akbar IMF di Tokyo pekan lalu kembali mengingatkan kita tentang
besarnya potensi Indonesia dan sempitnya momentum yang sedang kita lalui saat ini.

Apabila potensi itu tidak diwujudkan dalam aksi dan momentum yang baik dilewatkan begitu saja karena kita begitu asyik dengan urusan lain, prediksi para investor tersebut tidak akan menjadi kenyataan. Tentunya pilihan ada di tangan kita semua saat ini.

 

 

Perhatikan bagian-bagian yang tercetak tebal. Kalimat-kalimat yang tercetak tebat itu merupakan tesis (kolom petama), argumentasi (kolom ke-2 - ke-5), dan penegasan ulang pendapat (kolom ke-6).

Setelah Anda mencocokkan jawaban Anda dengan penjelasan tersebut, apakah jawaban Anda sudah benar? Kalau benar, berarti Anda sudah memahami struktur teks eksposisi. Jika masih salah, coba Anda pelajari kembali, sebelum melangkah pada materi selanjutnya.

 

 

  1. Ciri Bahasa Teks Eksposisi

Tahukah Anda kaidah atau cirri bahasa teks eksposisi? Coba Anda jelaskan kaidah atau ciri bahasa teks eksposisi! Jika belum jelas, bacalah teks eksposisi “Integrasi Asean Dalam Plurilingualisme” dengan cermat! Kemudian amati ciri bahasa yang digunakan dalam teks tersebut. Setelah itu, bandingkan pendapat Anda dengan penjelasan berikut.

 

INTEGRASI ASEAN DALAM PLURILINGUALISME

 

  1. Bangsa-bangsa Asia Tenggara segera berintegrasi. Organisasi Association of Southeast Asian Nations (Asean) telah merancang bentuk komunitas sosial budaya. Komunitas Asean mulai berlaku pada tahun 2015. Warga komunitas, termasuk kita semua sebagai rakyat Indonesia akan dituntut plurilingual untuk memiliki kompetensi berbahasa negara lain.
  2. Komunitas sosial budaya Asean dibentuk dengan semangat persatuan dalam keanekaragaman. Pada kenyataannya, semangat Komunitas Asean sama dengan masyarakat Uni Eropa (Europeans United in Diversity). Di Uni Eropa untuk memasuki pintu gerbang budaya setiap negara, semua orang tentu telah mengenal kebijakan Europass Language Passport yang dikeluarkan oleh the Council of Europe dengan dokumen teknis Common European Framework of Reference (CEFR) for Languages. Kebijakan bahasa itu mendorong warga masyarakat Uni Eropa menjadi plurilingual sehingga semua bahasa Eropa dapat duduk pada posisi yang sama, misalnya di parlemen Uni Eropa.
  3. Lebih lanjut, keanekaragaman bahasa Eropa dikelola dalam satu model kompetensi berbahasa Eropa. Model CEFR itu ditetapkan berisi enam peringkat kompetensi, yaitu A1, A2, B1, B2, C1, dan C2. Europass Language Passport sudah menetapkan C2 sebagai peringkat tertinggi dan A1 terendah. Menurut pengalaman seorang warga Uni Eropa, sebagai contoh penerapan kebijakan ini, siapa pun yang berasal dari luar Jerman (bukan warga negara Jerman)--ketika hendak menikah dengan pasangannya di negara ini--wajib memiliki paspor bahasa Jerman dengan lulus uji bahasa Jerman sekurang- kurangnya peringkat kompetensi A1.
  4. Jika skema paspor bahasa seperti yang berlaku di Uni Eropa itu diadopsi oleh bangsa-bangsa Asia Tenggara dalam kerangka Komunitas Asean, yakinlah kebijakan bahasa ini akan multiguna. Selain berguna untuk penghormatan atas adanya perbedaan bahasa kebangsaan negara anggota Asean, sebagaimana disebutkan dalam Cetak Biru Komunitas Sosial Budaya Asean, kebijakan ini juga memberikan kegunaan praktis bagi rakyat Asean untuk saling berkomunikasi sesuai dengan latar bahasa dan budaya setiap warga Asean.
  5. Sebagai organisasi yang berbasis kerakyatan (people-centered organization), Asean tentu tidak boleh bermain pukul rata agar semua rakyat Asean saling berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Apabila Komunitas Asean dibentuk tanpa kebijakan plurilingualisme, agaknya rakyat Indonesia pun akan sulit bernasib mujur. Jika penghuni kawasan Asean dituntut hanya berbahasa Inggris, saya percaya bahwa posisi bahasa Indonesia akan bergeser di negeri kita sendiri. Ketika itu, bangsa Indonesia bukanlah pemenang, melainkan pecundang!

(Diadaptasi dari artikel pendapat yang ditulis oleh Maryanto, pemerhati politik bahasa,  di Koran Tempo, 13 Desember 2010)

 

Setelah kita amati ciri bahasa yang digunakan dalam teks eksposisi tersebut adalah sebagai berikut.

  1. menggunakan pronomina, yaitu kata yang dipakai untuk mengganti orang atau benda, sepert saya, aku, kita, kami, dan lain-lain. Pronomina ini terutama digunakan dalam bagian  pernyataan pendapat atau tesis dan penegasan ulang pendapat.
  2. menggunakan nomina adalah kelas kata yang dalam bahasa Indonesia ditandai oleh  tidak dapatnya  bergabung dengan kata tidak. Misalnya, komunitas, rakyat, negara, dan lain-lain.
  3. menggunakan verba yaitu kata kerja yang menggambarkan proses atau perbuatan. Misalnya, dituntut, dibentuk (verba pasif), mendorong, menetapkan (verba aktif), dan lain-lain.
  4. menggunakan adjektiva yaitu kata yang menerangkan kata benda dan dapat melekat pada kata sangat, sekali. Misalnya, optimistis, potensial, yakin, dan lain-lain.
  5. menggunakan adverbia, yaitu kata yang memberikan keterangan pada verba, adjektiva. Misalnya, tidak berpotensi, sangat optimistis, yakin sekali