Pendahuluan

Kuis

Referensi

Tim


Dilihat: 11789
Diunduh: 1479

 

Uraian

 

Struktur dan Ciri Bahasa Teks Laporan Hasil Obsevasi

 

Pada modul ini Anda akan mempelajari hal yang berkaitan dengan struktur dan ciri bahasa teks laporan hasil observasi. Apakah Anda sudah memahami apa yang dimaksud dengan struktur dan kaidah/cirri bahasa teks laporan hasil observasi? Untuk memahami hal tersebut, bacalah dengan cermat teks laporan hasil observasi berikut!

Klik untuk membaca teks

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Sudahkah Anda memahami struktur dan kaidah/cirri bahasa teks laporan hasil observasi tersebut? Jika belum paham, coba ulangi lagi membacanya. Kalau sudah, coba Anda jelaskan bagaimana struktur dan kaidah/cirri bahasa teks laporan hasil observasi tersebut! Untuk mengetahui jawaban Anda benar atau salah, coba cocokkan dengan penjelasan berikut. 

 

  1. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) struktur adalah susunan, bangunan, atau hal yang disusun berdasarkan pola tertentu. Sedangkan, struktur yang berhubungan dengan organisme karangan yaitu rangka organisasi karangan yang isinya memperlihatkan susunan dan hubungan setiap hal yang akan menjadi tema dan pembahasan karangan itu. Dengan demikian, setiap jenis teks akan dibangun atau disusun dengan struktur yang berbeda.

Setelah Anda membaca dengan cermat teks laporan hasil observasi tersebut, Anda akan menemukan struktur teks tersebut. Teks laporan hasil observasi yang telah Anda baca dimulai dengan pernyataan umum/klasifikasi, kemudian dilanjutkan dengan beberapa anggota/aspek yang dilaporkan.  Untuk lebih jelasnya perhatikan bagan berikut

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 

 

Tahap pernyataan umum atau klasifikasi merupakan  pembuka atau pengantar tentang hal yang akan dilaporkan. Pada tahap pembukaan disampaikan bahwa benda-benda di dunia dapat diklasifikasikan berdasarkan kriteria persamaan dan perbedaan. Perhatikan bahwa kriteria itu ternyata digunakan untuk membedakan kelas dan subkelas.

Tahap selanjutnya adalah aspek-aspek yang dilaporkan yakni  membuat pembagian itu sampai sekecil- kecilnya. Misalnya, pada subkelas ikan,  dapat menambahkan jenis- jenis ikan yang kita ketahui, dan seterusnya.

Setelah Anda baca teks laporan hasil observasi “ Makhluk di Bumi Ini” memiliki struktur sebagai berikut:

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 

Setelah Anda mencocokkan jawaban Anda dengan penjelasan tersebut, apakah jawaban Anda sudah benar? Kalau benar, berarti Anda sudah memahami struktur teks laporan hasil observasi. Jika masih salah, coba Anda pelajari kembali, sebelum melangkah pada materi selanjutnya.

 

 

2. Ciri Bahasa Teks Laporan Hasil Observasi

 

Tahukah Anda kaidah atau cirri bahasa teks laporan hasil observasi? Coba Anda jelaskan kaidah atau ciri bahasa teks laporan hasil observasi! Jika belum jelas, bacalah kembali teks laporan hasil observasi “Makhluk di Bumi Ini” dengan cermat! Kemudian amati ciri bahasa yang digunakan dalam teks tersebut. Setelah itu, bandingkan pendapat Anda dengan penjelasan berikut.

Setelah kita amati ciri bahasa yang digunakan dalam teks laporan  hasil observasi adalah sebagai berikut.

 

  1. kata umum (hipernim) dan kata khusus (hiponim) dalam pengklasifikasian Misalnya:
    1. benda (kata umum/hipernim) diklasifikasikan menjadi dua yaitu benda hidup (kata umum/hiponim) dan benda mati (kata khusus/hiponim)
    2. benda hidup (kata umum/hipernim) dikelompokkan menjadi dua, yaitu tumbuh-tumbuhan (kata khusus/hiponim dari benda hidup) dan binatang (kata khusus/hiponim dari  benda hidup)
    3. tumbuh-tumbuhan (kata umum/hipernim) dapat dikelompokkan menjadi tumbuhan berbunga (kata khusus/hiponim dari kata tumbuh-tumbuhan) dan tumbuhan tidak berbunga (kata khusus/hiponim dari kata tumbuh-tumbuhan)
    4. binatang (kata umum/hipernin) diklasifikasikan menjadi vertebrata/bertulang belakang (kata khusus/ hiponim dari kata binatang) dan  invertebrata/tidak bertulang belakang (kata khusus/hiponim dari kata binatang).

Lebih jelasnya perhatikan peta materi berikut.

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 

 

 

  1. menggunakan frasa verbal (kelompok kata kerja) yang digunakan untuk membuat klsifikasi. Misalnya, dibagi menjadi
  2. menggunakan  verba (kata kerja), baik verba aktif maupun verba pasif. Misalnya: membagi, mengelompokkan, mengklasifikasikan (verba aktif), dibagi, dikelompokkan, diklasifikasikan (verba pasif).
  3. menggunakan kata bersinonim, yakni kata-kata yang mempunyai makna yang sama. Misalnya, kata membagi bersinonim dengan kata mengelompokkan dan mengklasifikasikan.
  4. menggunakan kata berantonim, yakni kata-kata yang mempunyai makna berlawanan. Misalnya, kata hidup berantonim dengan kata mati.
  5. perubahan verba (kata kerja) menjadi nomina (kata benda). Misalnya, membagi (verba) berubah menjadi pembagian (nomina)
  6. menggunakan konjungsi (kata penghubung), misalnya dan, tetapi, sementara itu, selanjutnya, dan sedangkan. Masing-masing konjungsi itu mempunyai fungsi masing-masing.
  7. menggunakan kalimat simpleks dan kompleks. Kalimat simpleks ialah kalimat yang hanya terdiri atas satu struktur dengan satu verba utama. Misalnya, Tumbuh-tumbuhan tergolong ke dalam makhluk hidup. Sedangkan, kalimat kompleks adalah kalimat yang terdiri atas dua struktur atau lebih dengan dua verba atau lebih. Misalnya, Tanaman kacang itu akan tumbuh subur apabila petaninya rajin menyiramnya.

 

Untuk lebih jelasnya perhatikan peta materi berikut.

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Agar pemahaman Anda lebih dalam lagi, Anda dapat membuka alamat berikut:
luthf14.blogspot.com
www.yadi82.com/2013/12/ciri-ciri-teks-laporan-hasil-observasi