Pendahuluan

Kuis

Referensi

Tim


Dilihat: 3108
Diunduh: 578

 

Uraian

 

Pada submateri ini akan diuraikan struktur teks negosiasi dan ciri bahasa teks negosiasi. Untuk itu kegiatan yang pertama dilakukan oleh siswa adalah mencermati atau membaca contoh teks negosiasi dengan saksama. Setelah itu, siswa akan menjelaskan pengertian teks negosiasi, menentukan struktur teks negosiasi, dan menentukan ciri bahasa teks negosiasi berdasarkan contoh teks yang dibaca. Namun, sebelum melanjutkan kegiatan membaca ada baiknya Anda menonton video ini.

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 

Selain itu, Anda pun dapat menyaksikan video tentang negosiasi jual beli mobil.

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 

Nah, apakah Anda sudah menyaksikan tayangan video tersebut?Apakah yang disepakati dalam video tersebut?Siapakah yang melakukan kesepakatan?Setelah Anda menyaksikan tayangan video tersebut apakah Anda tertarik membuat video tentang kesepakatan?Kesepakatan tersebut merupakan hal yang penting dalam bernegosiasi.Untuk itu, simaklah kegiatan selanjutnya membaca contoh teks negosiasi.

 

Membaca

 

Cermati dan bacalah teks negosiasi berikut dengan saksama

 

 

Negosiasi Antara Penjual Dan Pembeli Di Pasar Seni Sukawati

  1. Penjual : Goodmorning, Mam. Selamat pagi.
  2. Pembeli : Selamat pagi.
  3. Penjual : Mari, mau beli apa?
  4. Pembeli : Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat darikayu?
  5. Penjual : Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil?(Penjual menunjukkan tempat patung yang ditanyakan pembeli)
  6. Pembeli : Yang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada?
  7. Penjual : Ya, ini, tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan habis.
  8. Pembeli : Ya, dari kayu tidak apa-apa. (Patung itu sudah di tangan pembeli dan ia mengamatinya dengan cermat)
  9. Penjual : Bagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk souvenir?
  10. Pembeli : Saya pakai sendiri. Harganya berapa?
  11. Penjual : Tiga ratus ribu.
  12. Pembeli : Wah, mahal. Dua ratus ribu ya?
  13. Penjual : Belum boleh. Dua ratus delapan puluh lima ribu. Ini sudah murah, Mam. Di tempat lain lebih mahal.
  14. Pembeli : Tidak mau. Kalau boleh, dua ratus lima puluh ribu.
  15. Penjual : Belum boleh. Naik sedikit, Mam.
  16. Pembeli : Dua ratus tujuh puluh lima ribu.
  17. Penjual : Ya, sebenarnya ini belum boleh. Tapi, untuk Nyonya boleh. Mau beli apa lagi?
  18. Pembeli : Tidak. Itu saja.Ini uangnya. (Penjual memasukkan patung itu ke dalam tas plastik yang bertuliskan nama kiosnya. Pembeli memberikan uang pas).
  19. Penjual : Ya, terima kasih.
  20. Pembeli : Terima kasih. Bye, bye. Have a nice day.

(Pembeli pergi meninggalkan kios itu)

Sumber : Kemendikbud, 2013: 147

 

Menanya

 

Anda tentu telah membaca contoh teks negosiasi yang berjudulNegosiasi Antara Penjual Dan Pembeli Di Pasar Seni Sukawati. Tentu Anda akan bertanya apakah yang dimaksud dengan teks negosiasi? Bagaimana struktur teks negosiasi?Bagaimanakah ciri bahasa teks negosiasi? Perhatikanlah bagan dan uraian berikut.

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 

Nah, sekarang coba Anda jawab pertanyaan yang berkaitan dengan isi teks berjudul Negosiasi Antara Penjual Dan Pembeli Di Pasar Seni Sukawati.

  1. Kesepakatan apa yang dicapai dalam negosiasi itu? Dalam hal harga, siapa yang lebih mengalah?
  2. Pada tuturan ke berapa penjual menawarkan barang lain?
  3. Menurut kalian, haruskah pembeli selalu menuruti keinginan penjual dalam hal harga barang? Sebaliknya, haruskah penjual selalu memaksa pembeli untuk membeli?
  4. Pada waktu kalian membeli barang di pasar, haruskah kalian menawar harganya terlebih dahulu? Mengapa demikian? Bagaimana jika kalian membeli barang di mal?
  5. Pada waktu membeli barang apa kalian dapat memilih atau tidak dapat memilih barang yang kalian kehendaki?

 

Apakah Anda telah menjawab pertanyaan tersebut?Jika ya, coba cocokkan jawaban Anda dengan jawaban di bawah ini.

 

Kunci jawaban

  1. Kesepakatan harga patung Garuda Wisnu Kencana.Yang lebih mengalah adalah penjual.
  2. Pada tuturan ke-17.
  3. Tidak, tidak.
  4. Ya, karena harganya sudah dinaikkan penjual. Kalau barang yang dibeli tidak ditawar karena harganya sudah tetap (pasti).
  5. Ya, harus memilih.

 

Mengumpulkan Data

 

Berdasarkan teks yang telah Anda cermati dan baca yang berjudul Negosiasi antara Penjual dan Pembeli Di Pasar Seni Sukawatitersebut, marilah kita lengkapi data struktur teks berikut :

 

  1. Struktur Teks
  2.  

  3. Ciri Bahasa Teks Negosiasi
  • Menggunakan istilah umum yang terkait dengan topik Contoh: Bagus itu, Mam.Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk suvenir.
  • Menggunakan “konjungsi hubungan perlawanan”

Contoh:Ya, ini, tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan habis.

  • Menggunakan ungkapan yang mengandung diksi menyatakan kesepakatan/ketidaksepakatan Contoh: Ya, sebenarnya ini belum boleh. Tapi, untuk Nyonya boleh. Mau beli apa lagi?

 

Mengasosiasi

 

Dalam kegiatan ini Anda dapat berkelompok dengan teman untuk menyelesaikan latihan terkait dengan menentukan struktur dan ciri bahasa teks negosiasi.

 

Bacalah teks di bawah ini!

Contoh teks negosiasi berjudul “Kesalahpahaman” lihat sumber Kemendikbud, 2013: 159.

 

KESALAHPAHAMAN

 

  1. Resepsionis : Selamat siang. Bapak memerlukan bantuan kami?
  2. David : Maaf, saya kira telah terjadi kesalahan pada tagihan kami. Kami tidak makan malam di sini tadi malam.
  3. Resepsionis : Mohon maaf, Bapak. Tagihan ini berasal dari restoran hotel ini.Di sini terdapat tanda tangan Bapak.
  4. David : Tetapi, itu bukan tanda tangan saya. Saya akan berbicara dengan manajer.
  5. Resepsionis : Maaf, Bapak. Manajer sedang sibuk.
  6. David : Ya, tetapi saya harus menjelaskan persoalan ini kepada manajer Saudara.
  7. Resepsionis : Maaf, Bapak. Ini tagihan dari restoran dan tanda tangan ini adalah tanda tangan Bapak.Berarti Bapak dan istri Bapak makan di restoran ini tadi malam.
  8. David : Maaf, izinkan saya bertemu manajer Saudara. Saya harus berbicara dengannya.
  9. Resepsionis : Ya, mohon ditunggu. Setelah David berada di ruang manajer.
  10. Manajer : Bapak mengajukan keluhan tentang tagihan itu, Pak?
  11. David : Ya, saya kira telah terjadi kesalahan tagihan untuk saya.Kami berdua tidak makan malam di restoran hotel ini.Kami makan malam di restoran seberang jalan karena restoran ini tadi malam penuh.
  12. Manajer : Tetapi, tanda tangan ini seperti tanda tangan Bapak.
  13. David : Bukan. Ini bukan tanda tangan saya.
  14. Manager : Coba saya cek sekali lagi. Oh, maaf. Saya mohon maaf. Ada orang lain lagi yang bernama David, sama dengan nama Bapak. Beliau bersama istrinya makan malam di restoran hotel ini tadi malam.Jadi, itu bukan Bapak.Saya betul-betul mohon maaf atas kesalahpahaman ini.
  15. David : Ya, tidak apa-apa.

(Diadaptasi dari Encounters Part B, 1987: 102).