Dilihat: 8300
Diunduh: 403

 

Uraian

 

Untuk memahami materi kegiatan belajar 2 ini, marilah kita memulainya dengan mempelajari unsur-unsur intrinsik yang ada di dalam sebuah prosa cerita.

Unsur-Unsur Intrinsik dalam Prosa Cerita

Unsur intrinsik adalah unsur yang terdapat dalam karya sastra itu sendiri, meliputi:

1. Tema

Tema adalah pokok pikiran yang mendasari keseluruhan cerita. Setiap cerita mempunyai satu tema walaupun cerita itu panjang.

2. Amanat

Amanat yaitu pesan yang disampaikan oleh pengarang. Pesan dapat berupa amanat, saran, kritik, atau usul.

3. Alur

Alur adalah rangkaian cerita yang disusun secara runtut. Alur cerita biasanya dibangun oleh perkenalan, pertikaian, klimaks, pertikaian, lalu penyelesaian. Alur cerita bisa bergerak maju atau mundur. Alur maju ialah rangkaian peristiwa yang dijalin secara kronologis, sedangkan alur mundur (flashback) ialah rangkaian peristiwa yang dijalin tidak berurutan.

4. Perwatakan

Perwatakan adalah gambaran sifat atau watak tokoh cerita. Dalam sebuah cerita terdapat tokoh utama dan tokoh figuran. Tokoh utama adalah tokoh yang menjadi sentral dalam cerita. Tokoh figuran adalah tokoh yang berperan sebagai pendukung tokoh utama.
Berdasarkan sifatnya, terdapat dua tokoh cerita, yaitu antagonis (tokoh penentang protagonis) dan protagonis (tokoh baik).

5. Latar atau setting cerita

Latar atau setting adalah tempat, waktu, dan suasana dalam cerita.

6. Sudut pandang

Sudut pandang adalah posisi pengarang dalam membawakan cerita. Pengarang berperan sebagai tokoh yang terlibat secara langsung atau pengarang sebagai pihak ketiga atau pengamat saja.

Apa lagi yang harus kamu ketahui agar dapat menghayati cerita dengan baik, sebelum menceritakan kembali isi cerita anak? Kamu harus membedah teks terlebih dahulu. Langkah ini dimaksudkan sebagai upaya untuk memahami unsur pembangun cerita yang harus sampai kepada pembaca atau pendengar. Perhatikan materi berikut!

Unsur pembangun cerita yaitu:

  • Mencatat gagasan pokok cerita. Gagasan pokok cerita adalah ide atau tema yang menjiwai cerita tersebut.
  • Mengetahui kerangka cerita
  • Gunakan bahasa sendiri ketika menceritakan kembali isi cerita anak.

Setelah kamu dapat memahami unsur pembangun cerita, maka langkah selanjutnya adalah sebagai berikut.

Langkah-langkah menceritakan kembali isi cerita:

  • Berpedoman pada catatan gagasan pokok
  • Menceritakan kembali dengan bahasa sendiri

Nah, kamu sudah banyak mempelajari materi menceritakan kembali cerita anak, lalu adakah manfaatnya? Tentu saja ada manfaatnya, salah satunya adalah kamu dapat menceritakan kembali sebuah cerita anak kepada orang lain. Selamat mencoba!