Prinsip-prinsip Menggambar Model


Proses menggambar model tidak terlepas dari proses pengamatan dan prinsip-prinsip ketika melihat objek. Prinsip-prinsip tersebut disusun dan ditata sedemikian rupa hingga menghasilkan karya gambar model yang baik dan benar. Adapun prinsip-prinsip tersebut adalah:

a. Komposisi

Komposisi merupakan cara kita menyusun dan mengatur objek gambar yang digunakan sebagai model gambar sehingga hasil gambar tampak menarik dan indah. Komposisi dapat dibuat melalui bentuk objek gambar, warna objek gambar, jenis objek gambar, dan latar belakang gambar. Komposisi terbagi atas:

1) Komposisi Simetris

Pada komposisi simetris benda atau model yang menjadi objek gambar diletakkan pada posisi seimbang antara sebelah kiri dan sebelah kanannya dan memiliki keseimbangan benda yang sama dalam bentuk dan ukurannya.

Gambar 3. Komposisi Simetris
Sumber: kemdikbud 2013

2) Komposisi Asimetris

Pada komposisi asimetris, benda diletakkan dalam posisi tidak sama baik dalam posisi maupun ukurannya namun demikian masih tetap memperhatikan proporsi, keseimbangan, dan kesatuan antarbenda atau objek gambar.

Gambar 4. Komposisi Simetris
Sumber: kemdikbud 2013

3) Komposisi Sentral

Komposisi sentral berpusat perhatian benda atau objek model gambar terletak di tengah-tengah bidang gambar. Penempatan model diatur sesuai dengan proporsi bentuk model dan diatur seimbang dan memiliki kesatuan antar benda.

Gambar 5. Komposisi Sentral
Sumber: kemdikbud 2013

b. Proporsi

Proporsi adalah perbandingan yang ideal dan harmonis antara bagian-bagian benda yang menjadi objek model gambar yang dapat diamati.

Gambar 6. Proporsi
Sumber: kemdikbud 2013

c. Keseimbangan

Keseimbangan adalah keselarasan antara bidang gambar, objek gambar, dan gambar yang dihasilkan. Keseimbangan hasil gambar model dapat diperoleh dengan cara membuat skala, memberi efek perspektif pada objek gambar dan sudut pandang penggambar.

Gambar 7. Keseimbangan
Sumber: kemdikbud 2013

d. Kesatuan

Kesatuan adalah keserasian dalam pengaturan objek gambar sehingga benda-benda yang diatur satu sama lain memiliki kesan ruang, kedalaman, dan antar objek gambar saling mendukung sehingga akan menghasilkan gambar yang baik.

Gambar 8. Kesatuan
Sumber: kemdikbud 2013