Teknik dalam Menggambar Model


Dalam Menggambar Model, selain alat dan bahan yang kita butuhkan adalah proses dan cara kerjanya. Proses dan cara kerja itu meliputi beberapa langkah yang harus dilalui dan dilakukan oleh si perupa untuk mendapatkan hasil dari sebuah gambar model yang terlihat sempurna, menarik, dan artistik.

Tahapan menggambar model

Berikut ini adalah animasi interaktif tahapan menggambar model alam benda. Klik nomor-nomor tahapan untuk menampilkan keterangan.

Animasi 2. Tahapan menggambar model
Sumber: Pustekkom Kemendikbud 2017

 

Teknik pada awal menggambar model secara akurat

Berikut ini merupakan teknik yang dapat Anda gunakan ketika mulai menggambar model.

1. Menggunakan pensil sebagai alat ukur

Cara ini dimaksud bagaimana menggunakan pensil Anda sebagai penggaris untuk mengukur dan membandingkan model yang Anda lihat. Untuk melakukan ini, Anda harus meluruskan lengan dengan menutup satu mata untuk membidik. Kemudian menggerakkan ibu jari Anda pada pensil ke atas dan ke bawah pensil untuk membandingkan ukuran panjang dan lebar setiap bagian-bagian dari model. Dengan cara pengukuran ini, akan memungkinkan untuk Anda membuat gambar yang sangat akurat dari model apa saja yang Anda lihat.

 

Gambar 16. Menggunakan pensil sebagai alat ukur
Sumber: Paul Priestley (YouTube: How to Draw a Still Life Accurately)

Gambar 17. Menggerakkan ibu jari pada pensil ke atas dan ke bawah pensil untuk mengukur tinggi model
Sumber: Paul Priestley (YouTube: How to Draw a Still Life Accurately)

Gambar 18. Menggerakkan ibu jari pada pensil ke samping untuk mengukur lebar model
Sumber: Chris Triner (YouTube: Drawing with Simple Sighting Technique)

 

2. Menentukan dan membuat pola model

Teknik ini dapat Anda gunakan sebagai pola gambar dalam memulai menggambar model. Caranya yaitu menentukan pola geometris dari keseluruhan susunan model dan kemudian dibagi setiap model ke pola geometris dan mulailah menggambar secara sketsa. Teknik ini digunakan untuk membantu memperoleh bentuk yang akurat dari model yang Anda lihat.

 

Gambar 19. Membuat pola segitiga untuk awal menggambar model
Sumber: Paul Priestley (YouTube: How to Draw a Still Life Accurately)

Gambar 20. Memulai gambar model pada pola yang sudah dibuat secara sketsa
Sumber: Paul Priestley (YouTube: How to Draw a Still Life Accurately)

Gambar 21. Menyelesaikan sketsa pada masing-masing pola
Sumber: Paul Priestley (YouTube: How to Draw a Still Life Accurately)

3. Perspektif gambar model

Teknik perspektif adalah teknik yang digunakan untuk mengkomunikasikan model secara tepat seperti yang dilihat secara pandangan mata kemudian dituangkan dalam bidang datar. Ide utama dari Gambar Perpektif adalah titik hilang (Vanishing Point) dimana benda pada titik ini sudah tidak dapat diidentifikasi karena batas pandangan manusia. Teknik persepektif akan membentuk gambar berkesan menjadi tiga dimensi. Cara ini menggunakan garis-garis lurus sesuai perspektif yang ditentukan. Teknik ini dapat Anda gunakan ketika memilih model dengan ukuran yang besar.

Jadi hal yang perlu diperhatikan pada teknik ini yaitu;

  • Titik hilang (Vanishing Point), yaitu titik terjauh dari jangkauan jarak pandang mata dan titik hilang selalu terletak di dalam garis horizon
  • Garis Horizon (Horizon Level), yaitu garis khayal mata (tidak nyata), di mana posisi mata yang melihat berada maka di situ pula garis horizon berada.

 

a. Jenis perspektif gambar

Adapun jenis perspektif gambar dapat dibagi berdasarkan kesan mata yang melihat, sebagai berikut;

  • Perspektif dengan sudut pandang normal

    Sudut pandang normal, diri kita seolah-olah berdiri normal memandang lurus ke depan.

  • Perspektif dengan sudut pandang mata burung
    Pada sudut pandang mata burung, maka kita seolah-olah berada di atas dan melihat objek yang berada di bawah.
  • Perspektif dengan sudut pandang mata kucing
    Sudut pandang mata kucing, seolah-olah kita dalam posisi tiarap dan melihat ke depan sehingga objek bagian atas akan terlihat lebih dominan.

 

Gambar 22. Gambar perspektif sudut mata burung (bawah), sudut mata normal (tengah),
sudut mata kucing (atas)
Sumber: http://sitiaminhastutik.blogspot.co.id

b. Prinsip perspektif gambar

Adapun prinsip perspektif terbagi menjadi beberapa prinsip sebagai berikut.

1) Perspektif 1 titik hilang

Gambar Perspektif satu titik hilang adalah sebuah gambar yang menempatkan titik hilang dari sebuah gambar pada pandangan tegak lurus dari mata. Teknik sangat cocok untuk digunakan menggambarkan deretan gambar yang berjejer dari depan mata dalam jarak dekat sampai jauh kedapan mata. Gambar dengan prinsip ini biasa disebut gambar dengan sudut pandang normal.

 

Gambar 23. Gambar dengan prinsip perspektif satu titik hilang
Sumber: http://www.dzargon.com/

Gambar 24. Gambar kontruksi perspektif satu titik hilang
Sumber: https://achsolikin.wordpress.com/

2) Perspektif 2 titik hilang

Teknik perspektif dua titik digunakan dalam menggambar objek dengan meletakkan dua titik hilang pada bagian kiri kanan garis cakrawala. Objek-objek dalam gambar perspektif ini akan memiliki garis horizon yang tidak sejajar dan objek paling besar dengan ketinggian yang sama akan berada pada bagian tengah gambar. Teknik ini dapat Anda gunakan untuk menggambar model yang cukup luas dan besar.

 

Gambar 25. Gambar perspektif dua titik hilang
Sumber: http://www.dzargon.com/

Gambar 26. Gambar perspektif dua titik hilang pada gambar model buku dan sebuah kado
Sumber: http://www.dzargon.com/

3) Perspektif 3 titik hilang

Teknik perspektif tiga titik hilang merupakan teknik Perspektif yang komplek. Teknik ini dapat Anda gunakan untuk menggambar model dengan ukuran yang besar. Pada dasarnya teknik ini seolah-oleh menempatkan mata manusia dari ketinggian atau titik rendah. Gambar ini biasanya disebut dengan gambar sudut pandang burung atau gambar sudut pandang kucing.

 

Gambar 27. Gambar dengan prinsip perspektif 3 titik hilang atau gambar sudut pandang burung
Sumber: https://www.reasonwhy.es

Gambar 28. Gambar dengan prinsip perspektif 3 titik hilang atau gambar sudut pandang kucing
Sumber: infoana.com