Pendahuluan



Gambar : Bayi sedang disuntik imunisasi

Masih ingatkah Anda ketika seorang bayi di imunisasi di posyandu? Apa sebenarnya yang disuntikkan kedalam tubuh kita?
Imunisasi adalah suatu proses pemberian vaksin (patogen yang dilemahkan) untuk mendapatkan imunitas oleh antibodi. Sistem imunitas adalah sistem pertahanan atau kekebalan tubuh yang berperan dalam mengenal, menghancurkan benda-benda asing atau sel abnormal yang merugikan tubuh. Kemampuan tubuh untuk menahan atau menghilangkan benda asing disebut imunitas.
Pertahanan tubuh dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu pertahanan bawaan (innate immunity) dan pertahanan perolehan atau adaptasi (acquired immunity).

1. Pertahanan Tubuh Bawaan (nonspesifik)

Pertahanan ini merupakan garis utama tubuh yang pertama melawan semua agen asing yang masuk ke dalam tubuh. Alat yang menghalangi dalam imunitas bawaan, seperti kulit, air mata, mukus, dan air ludah yang mencegah laju peradangan setelah terjadi luka atau infeksi. Mekanisme kekebalan bawaan adalah menghalangi masuknya dan penyebaran penyakit, tetapi jarang mencegah penyakit secara keseluruhan.

2. Pertahanan Tubuh Perolehan / Adaptif (spesifik)

Pertahanan ini terjadi jika garis pertama tubuh mendapat serbuan maka sel, molekul dan organ dari sistem imunitas menghasilkan suatu pertahanan yang spesifik untuk melawan agen yang disesuaikan dengan jenis agen penyerang tersebut. Sehingga, sistem pertahanan inii akan bekerja untuk melawan bila agen asing menyerang lagi.

Pada pembahasan kali ini kita akan mempelajari bagaimana sistem imunitas dalam tubuh kita bekerja, termasuk didalamnya kita membahas bagaimana hasil dari imuniasasi yang sudah kita alami itu berdampak bagi tubuh kita. Tentunya semua dikemas secara menarik dan mudah dipahami.