Faktor Yang Mempengaruhi Dan Gangguan Pada Sistem Pertahanan Tubuh


Faktor yang mempengaruhi sistem Pertahanan tubuh

a. Genetik (keturunan)

Seseorang yang memiliki riwayat penyakit menurun seperti diebetes mellitus akan beresiko menderita penyakit tersebut dalam hidupnya.

Gambar : Pengecekan gula darah


b. Fisiologis

Fungsi organ yang terganggu akan mempengaruhi kerja organ yang lain seperti berat badan yang berlebihan akan menyebabkan sirkulasi darah kurang lancar sehingga dapat meningkatkan kerentanan terhadap penyakit.

Gambar : Berat badan berlebih


c. Tidur

Kadar sitokinin yang sistem kerjanya sangat dipengaruhi oleh pola tidur seseorang ketika kadar hormone ini berubah-ubah dapat mempengaruhi imunitas selular sehingga kekebalan tubuh akan melemah.

Gambar: Orang mengalami sulit untuk tidur


d. Penggunaan Obat-obatan

Konsumsi obat antibiotik yang berlebihan akan menyebabkan bakteri menjadi lebih resistan, sehingga ketika bakteri menyerang lagi maka sistem kekebalan tubuh akan gagal melawannya.

Gambar : Obat Antibiotik

 

Gangguan sistem pertahanan tubuh

a. Hipersensitivitas (Alergi)

Adalah peningkatan reaksi terhadap antigen tertentu. Antigen yang menyebabkan alergi disebut allergen. Terkena allergen dapat membuat tubuh sensitif sehingga ketika terkena lagi akan mengakibatkan reaksi alergi. Gejala alergi dapat berupa gatal-gatal, ruam kemerahan dikulit, mata merah atau kesulitan bernapas.

Gambar : Gejala alergi

 

b. Penyakit autoimun

Penyakit ini adalah kegagalan sistem imunitas untuk membedakan sel tubuh dengan sel asing sehingga sistem imunitas menyerang tubuh sendiri. Contohnya penyakit lupus.


c. Imunodefisiensi

Menurunnya keefektifan sistem imunitas atau ketidakmampuan sistem imunitas untuk merespon sehingga dapat mengganggu sistem kerja dari pertahanan tubuh. Penurunan sistem kekebalan tubuh dapat disebabkan oleh antara lain obesitas, pengguna alkohol, narkoba, kekurangan nutrisi, dan virus yang menyerang tubuh (seperti virus HIV yang menyebabkan AIDS).

Gambar : simbol HIV/AIDS