Pendahuluan

Kuis

Referensi

Tim


Dilihat: 4324
Diunduh: 964

 

Uraian

 

Manusia membutuhkan makanan yang akan dicerna menjadi zat makanan melalui proses pencernaan. Zat-zat makanan disebut juga gizi atau nutrisi. Makanan yang bergizi yaitu makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang mencukupi kebutuhan tubuh. Karbohidrat, protein, dan lemak dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah banyak maka disebut makronutrien, sedangkan vitamin dan mineral dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah sedikit disebut mikronutrien. Selain itu, air juga dikategorikan sebagai zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh sebab pada metabolisme zat makanan air diperlukan dalam jumlah besar.

 

A. KARBOHIDRAT

Karbohidrat merupakan senyawa yang terdiri dari unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O), dengan rumus umum CnH2nOn.
Berdasarkan gugus gulanya karbohidrat dibedakan menjadi tiga yaitu :

  1. Monosakarida, yaitu karbohidrat dengan satu gugus gula, misalnya : glukosa, fruktosa,galaktosa.
  2. Disakarida, karbohidrat dengan dua gugus gula, misalnya : maltosa, sukrosa, laktosa.
  3. Polysakarida, karbohidrat dengan lebih dari sepuluh gugus gula, misalmya: amilum,selulosa.

Sumber karbohidrat berasal dari biji-bijian seperti padi, gandum, jagung, dan umbi-umbian, contoh singkong, ubi jalar, kentang dll. Fungsi karbohidrat adalah sebagai sumber energi, pengatur metabolisme lemak, menghemat protein, membantu pengeluaran feses. Akibat kelebihan karbohidrat antara lain obesitas, sedangkan kekurangan karbohidrat menimbulkan ketosis, penyusutan jaringan. Tubuh hendaknya dapat mempertahankan gula darah dalam bentuk glukosa dengan batas tertentu, yaitu 70-120mg/100mL dalam kondisi puasa. Apabila gula darah diatas 170mg/100mL disebut hiperglikemia, dan sebaliknya jika gula darah 140mg/100mL disebut hipoglikemia. Seseorang yang mempunyai kadar gula darah melebihi kadar gula darah normal disebut sebagai penderit diabetes militus.

 

B. PROTEIN

Protein tersusun dari unsur karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N) dan beberapa protein terdapat unsur sulfur(S), fosfor(P). Pada Tahun 1902, Emil Fisher, menemukan bahwa protein merupakan senyawa majemuk yang dapat dirombak menjadi asam amino. Ada 20 jenis asam amino yang terdiri 9 asam amino esensial ( yaitu asam amino yang tidak mampu dibentuk oleh tubuh) dan 11 asam amino non esensial. Sumber protein berasal dari bahan makanan hewani maupun nabati.
Kebutuhan protein laki-laki dewasa per hari sekitar 0,57 g/kg berat badan, sedangkan untuk wanita dewasa perhari 0,54g/kgberat badan. Protein berfungsi untuk menghasilkan jaringan baru, mengganti protein yang hilang, sumber energi, mengatur keseimbangan air. Akibat kekurangan protein menyebabkan marasmus dan kwashiorkor. Jika kelebihan protein menyebabkan obesitas.

 

C. LEMAK

Lemak tersusun dari unsur karbon(C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Lemak merupakan gabungan gliserol dan asam lemak. Gabungan antara satu unit gliserol dengan tiga buah asam lemak membentuk satu unit trigliserida. Sumber lemak berasal dari lemak hewani, miaslnya daging,kuning telur, ikan. dan lemak nabati, seperti kacang-kacangan, kelapa, kelapa sawit. Fungsi lemak adalah sebagai sumber energi, melindungi organ dalam, memberi rasa kenyang, pelarut vitamin A,D,E,K .

 

D. VITAMIN
Adalah zat organik yang pada umumnya tidak dapat dibentuk oleh tubuh, sehingga harus diperoleh dari makanan yang dikonsumsi. Fungsi vitamin adalah sebagai koenzim dan biokatalisator yang mengatur proses metabolisme. Vitamin dikelompokkan menjadi dua yaitu vitamin yang larut dalam air, dan vitamin yang larut dalam lemak ( vitamin A, D, E, K). Vitamin yang dalam bentuk senyawa organik yang tidak bersifat vitamin tetapi dapat diubah menjadi vitamin setelah dikonsumsi tubuh disebut provitamin, misal provitamin D dari sinar matahari. Sumber vitamin umumnya berupa buah-buahan serta sayuran.

 

E. MINERAL

Unsur-unsur mineral dalam tubuh bergabung dengan zat organik atau berbentuk ion-ion bebas. Fungsi mineral adalah sebagai zat pembangun dan pengatur yang berperan dalam pemeliharaan fungsi tubuh pada tingkat sel,jaringan, organ dan fungsi tubuh secara keseluruhan.
Mineral dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu mineral makro ( unsur C, H, O, N, S, P, K, Ca) dibutuh tubuh dalam jumlah banyak, dan mineral mikro ( seperti Cl, Fe) dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit.